umur lansia menurut who

Kata Pembuka

Halo selamat datang di “daewoong.co.id”. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai umur lansia menurut World Health Organization (WHO). Seperti yang kita ketahui, umur lansia adalah masa dimana seseorang telah mencapai usia di atas 60 tahun. Namun, penting untuk memahami secara lebih mendalam mengenai perkembangan kesehatan dan perawatan yang diperlukan pada masa lansia. Dalam artikel ini, kami akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan umur lansia menurut WHO, serta memberikan penjelasan secara detail mengenai hal tersebut. Mari simak artikel berikut ini.

Pendahuluan

Penduduk dunia semakin tua dari waktu ke waktu. Menurut World Health Organization (WHO), populasi lansia di seluruh dunia diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2050. Hal ini akan membawa implikasi yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan. Untuk itu, penting bagi kita untuk memahami umur lansia menurut WHO agar dapat memberikan perawatan dan dukungan yang optimal untuk lansia.

WHO mendefinisikan umur lansia sebagai usia di atas 60 tahun. Namun, lebih dari sekadar usia, umur lansia juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti status kesehatan dan faktor genetik. Lansia seringkali menghadapi berbagai perubahan fisik dan psikologis yang terkait dengan proses penuaan. Oleh karena itu, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangan umur lansia menurut WHO.

Salah satu kelebihan umur lansia adalah peningkatan harapan hidup. Dalam beberapa dekade terakhir, rata-rata harapan hidup global telah meningkat secara signifikan. Lansia kini memiliki kesempatan untuk menjalani hidup yang lebih panjang. Namun, hal ini juga membawa tantangan baru, seperti peningkatan risiko penyakit yang terkait dengan usia, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Di sisi lain, ada juga beberapa kekurangan dari umur lansia menurut WHO. Salah satunya adalah penurunan fungsi fisik dan mental. Pada masa lansia, tubuh dan pikiran mengalami penurunan secara perlahan. Aktivitas sehari-hari yang sebelumnya mudah dilakukan, akan menjadi lebih sulit bagi lansia. Selain itu, penyakit degeneratif seperti Alzheimer juga sering terjadi pada usia lanjut.

WHO juga mengakui bahwa lansia sering mengalami kesulitan dalam memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang mereka butuhkan. Faktor ekonomi, geografis, dan sosial seringkali menjadi hambatan dalam memperoleh perawatan yang sesuai. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk bekerja sama dalam memberikan dukungan dan perawatan yang terbaik bagi lansia.

Selain itu, WHO juga menggarisbawahi pentingnya memperhatikan aspek sosial dan psikologis pada lansia. Lansia sering mengalami perasaan kesepian dan isolasi, terutama bagi mereka yang tinggal sendiri atau tidak memiliki dukungan sosial yang cukup. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang holistik dalam memberikan perawatan dan dukungan bagi lansia.

WHO juga menekankan pentingnya promosi kesehatan dan pencegahan penyakit pada lansia. Dengan melakukan pencegahan yang tepat, banyak penyakit yang terkait dengan usia dapat dicegah. Upaya seperti vaksinasi, pola makan sehat, dan olahraga teratur dapat membantu mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup lansia.

Tabel: Umur Lansia Menurut WHO

Kategori Usia Umur Lansia Menurut WHO
Lansia Muda 60-74 tahun
Lansia Pertengahan 75-84 tahun
Lansia Tua 85 tahun ke atas

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Bagaimana definisi umur lansia menurut WHO?

Menurut WHO, umur lansia adalah usia di atas 60 tahun.

2. Apa saja kelebihan umur lansia?

Kelebihan umur lansia antara lain peningkatan harapan hidup dan kesempatan untuk menjalani hidup yang lebih panjang.

3. Apakah penurunan fungsi fisik dan mental merupakan kekurangan umur lansia?

Ya, penurunan fungsi fisik dan mental merupakan salah satu kekurangan umur lansia menurut WHO.

4. Apa saja penyakit yang sering terjadi pada usia lansia?

Penyakit yang sering terjadi pada usia lansia antara lain penyakit jantung, diabetes, dan Alzheimer.

5. Mengapa lansia mengalami kesulitan dalam memperoleh akses terhadap layanan kesehatan?

Kesulitan akses terhadap layanan kesehatan pada lansia disebabkan oleh faktor ekonomi, geografis, dan sosial.

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, umur lansia menurut WHO adalah usia di atas 60 tahun. Lansia menghadapi berbagai kelebihan dan kekurangan, seperti peningkatan harapan hidup dan penurunan fungsi fisik dan mental. Penting bagi kita untuk memberikan perawatan dan dukungan yang optimal bagi lansia, serta melakukan langkah pencegahan yang tepat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Mari kita jaga dan hargai para lansia di sekitar kita. Sebarkan kesadaran akan pentingnya perhatian dan perawatan bagi umur lansia!

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau ingin mempelajari lebih detail mengenai umur lansia menurut WHO, jangan ragu untuk menghubungi kami di “daewoong.co.id”. Kami siap membantu Anda dengan informasi dan sumber daya yang dibutuhkan. Terima kasih atas kunjungan Anda dan semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

Kata Penutup

Disclaimer: Informasi yang terdapat dalam artikel ini bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran medis profesional. Konsultasikan dengan ahli medis atau dokter Anda untuk informasi yang lebih spesifik mengenai umur lansia menurut WHO dan kesehatan secara umum.