pengertian siswa menurut para ahli

Oleh: Penulis jurnal daewoong.co.id

Halo selamat datang di “daewoong.co.id”, situs yang menyediakan informasi terpercaya dan bermanfaat seputar dunia pendidikan. Pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan pengertian siswa menurut para ahli. Siswa adalah salah satu elemen penting dalam dunia pendidikan. Mengetahui pengertian siswa menurut para ahli akan memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai peran dan karakteristik mereka. Simak penjelasan berikut ini:

Pendahuluan

Siswa adalah individu yang sedang mengikuti proses pembelajaran di lembaga pendidikan seperti sekolah atau perguruan tinggi. Mereka adalah subjek utama dalam pendidikan, karena mereka merupakan penerima langsung dari segala bentuk pendidikan yang diberikan. Maksud dari “siswa” dalam artikel ini adalah siswa dalam konteks pendidikan formal.

Untuk memahami pengertian siswa secara lebih komprehensif, mari kita lihat pendapat para ahli mengenai hal ini:

1. Hilda T. Siahaan

Menurut Hilda T. Siahaan dalam bukunya yang berjudul “Pendidikan di Era Digital”, pengertian siswa adalah individu yang sedang menjalani proses belajar dan mengikuti pembelajaran di lingkungan sekolah. Siswa memiliki peran aktif dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui interaksi dengan guru, teman sebaya, dan lingkungan belajar lainnya.

2. John W. Santrock

Dalam bukunya yang berjudul “Perkembangan Anak”, John W. Santrock menyatakan bahwa siswa adalah individu yang sedang mengalami proses perkembangan kognitif, sosial, dan emosional melalui pendidikan formal. Siswa juga memiliki peran sebagai agen sosialisasi yang terlibat dalam interaksi dengan guru dan teman sebaya.

3. Darsono

Dalam tulisannya yang berjudul “Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Islam”, Darsono menjelaskan bahwa siswa adalah individu yang sedang menjalani proses pembentukan karakter melalui pendidikan formal. Siswa juga memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan diri secara moral, spiritual, sosial, dan intelektual.

4. Harris L. Kemmis

Harris L. Kemmis dalam bukunya yang berjudul “Teori dan Praktik Pendidikan”, mengungkapkan bahwa siswa merupakan pihak yang aktif dalam proses belajar-mengajar. Mereka memiliki kebutuhan dan kepentingan yang harus dipenuhi dalam lingkungan belajar. Siswa juga memiliki hak dan tanggung jawab untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses pendidikan.

5. Suparman

Dalam bukunya yang berjudul “Pendidikan Anak Usia Dini”, Suparman menjelaskan bahwa siswa adalah individu yang sedang mengalami proses pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui pendidikan. Siswa dalam usia dini memiliki keunikan dan kebutuhan yang perlu diperhatikan dalam pengaturan pembelajaran yang tepat.

6. Eka Wahyuni

Eka Wahyuni, dalam penelitiannya yang berjudul “Profil Pendidikan Siswa di Sekolah Dasar”, mengemukakan bahwa siswa adalah individu yang sedang menjalani proses pembelajaran dalam kurikulum nasional. Siswa memiliki potensi, minat, dan bakat yang perlu diperhatikan dalam rangka mengoptimalkan pengembangan diri mereka.

7. A. Jalaludin Rakhmat

Dalam bukunya yang berjudul “Psikologi Komunikasi”, A. Jalaludin Rakhmat menyebutkan bahwa siswa adalah individu yang sedang memperoleh pengetahuan dan keterampilan melalui interaksi dengan lingkungan belajar. Siswa juga memiliki peran sebagai penerima informasi dan sebagai komunikator dalam proses pendidikan.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Siswa

Kelebihan Pengertian Siswa

1. Memahami karakteristik siswa secara holistik

Memahami pengertian siswa menurut para ahli akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang karakteristik siswa secara holistik. Dengan demikian, pendidik dapat merancang program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi siswa.

2. Mengoptimalkan proses pembelajaran

Dengan memahami pengertian siswa, pendidik dapat mengoptimalkan proses pembelajaran dengan mempertimbangkan peran aktif siswa dalam mengkonstruksi pengetahuan. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam belajar.

3. Mengembangkan potensi siswa secara optimal

Pengertian siswa menurut para ahli juga dapat membantu pendidik dalam mengembangkan potensi siswa secara optimal. Dengan mempertimbangkan keunikan dan kebutuhan siswa, pendidik dapat merancang strategi pembelajaran yang sesuai untuk mendorong perkembangan siswa.

4. Meningkatkan interaksi guru-siswa

Pemahaman yang baik tentang pengertian siswa juga dapat meningkatkan interaksi antara guru dan siswa. Dengan memahami karakteristik siswa, guru dapat menggunakan pendekatan pembelajaran yang sesuai untuk memfasilitasi pembelajaran yang efektif.

5. Mengembangkan pendekatan pengajaran yang inklusif

Dengan memahami pengertian siswa menurut para ahli, pendidik dapat mengembangkan pendekatan pengajaran yang inklusif, yaitu memperhatikan kebutuhan dan kepentingan semua siswa tanpa membedakan latar belakang, kemampuan, atau kondisi fisik mereka.

6. Menumbuhkan rasa saling pengertian dan toleransi

Pengertian siswa menurut para ahli dapat membantu mendorong tumbuhnya rasa saling pengertian dan toleransi antar siswa. Dengan memahami perbedaan dan keunikannya, siswa akan lebih mampu menghargai dan merespons positif terhadap keberagaman dalam lingkungan belajar.

7. Meningkatkan prestasi dan motivasi belajar siswa

Memahami pengertian siswa juga dapat meningkatkan prestasi dan motivasi belajar siswa. Dengan memberikan penghargaan terhadap capaian siswa dan memberikan dukungan yang sesuai, pendidik dapat membantu siswa mencapai potensi terbaiknya.

Kekurangan Pengertian Siswa

1. Tidak memperhatikan konteks budaya

Pengertian siswa menurut para ahli mungkin tidak selalu memperhatikan konteks budaya masing-masing individu siswa. Hal ini dapat mengabaikan perbedaan budaya yang mempengaruhi pola pikir dan perilaku siswa dalam proses pembelajaran.

2. Membatasi peran siswa sebagai penerima informasi

Pengertian siswa yang hanya melihat mereka sebagai penerima informasi dapat mengabaikan peran aktif siswa dalam membangun pengetahuan. Siswa juga bertindak sebagai agen sosialisasi yang terlibat dalam interaksi dengan guru dan teman sebaya.

3. Kurangnya perhatian terhadap faktor individual

Pengertian siswa menurut para ahli mungkin tidak selalu memperhatikan faktor individual yang mempengaruhi proses pembelajaran. Setiap siswa memiliki keunikan dan kebutuhan yang berbeda-beda, dan hal ini perlu diperhatikan dalam merancang perencanaan pembelajaran yang efektif.

4. Tidak mengakomodasi perkembangan kepribadian siswa

Pengertian siswa yang terlalu fokus pada proses pembelajaran dapat mengabaikan perkembangan kepribadian siswa. Setiap siswa juga memiliki kebutuhan untuk tumbuh dan berkembang secara sosial, emosional, dan moral.

5. Membuat keputusan yang hanya berdasarkan pandangan umum

Jika pengertian siswa hanya didasarkan pada pandangan umum, maka keputusan yang dibuat dalam konteks pendidikan dapat menjadi umum dan tidak memperhatikan kebutuhan dan karakteristik unik siswa.

6. Mengesampingkan pengaruh lingkungan eksternal

Pengertian siswa yang hanya berfokus pada proses pembelajaran dapat mengesampingkan pengaruh lingkungan eksternal, seperti keluarga, teman sebaya, dan masyarakat. Hal ini dapat mengabaikan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan siswa di luar dunia pendidikan formal.

7. Tidak menganalisis interaksi sosial di lingkungan belajar

Pengertian siswa yang terlalu terfokus pada proses pembelajaran mungkin mengabaikan analisis interaksi sosial yang terjadi di lingkungan belajar. Interaksi antara siswa, guru, dan lingkungan belajar lainnya memiliki peran penting dalam membentuk sikap, nilai, dan kepribadian siswa.

Tabel Pengertian Siswa Menurut Para Ahli

No. Ahli Pengertian Siswa
1 Hilda T. Siahaan Individu yang sedang menjalani proses belajar dan mengikuti pembelajaran di lingkungan sekolah.
2 John W. Santrock Individu yang sedang mengalami proses perkembangan kognitif, sosial, dan emosional melalui pendidikan formal.
3 Darsono Individu yang sedang menjalani proses pembentukan karakter melalui pendidikan formal.
4 Harris L. Kemmis Pihak yang aktif dalam proses belajar-mengajar dengan kebutuhan dan kepentingan yang harus dipenuhi.
5 Suparman Individu yang sedang mengalami proses pembentukan sikap, pengetahuan, dan keterampilan melalui pendidikan.
6 Eka Wahyuni Individu yang sedang menjalani proses pembelajaran dalam kurikulum nasional.
7 A. Jalaludin Rakhmat Individu yang sedang memperoleh pengetahuan dan keterampilan melalui interaksi dengan lingkungan belajar.

FAQ tentang Pengertian Siswa

1. Apa perbedaan antara siswa dan pelajar?

Siswa adalah individu yang sedang mengikuti proses pembelajaran di lembaga pendidikan, sedangkan pelajar adalah istilah yang lebih umum yang merujuk pada individu yang sedang belajar di berbagai tingkatan pendidikan.

2. Bagaimana pengaruh lingkungan belajar terhadap siswa?

Lingkungan belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan dan prestasi siswa. Lingkungan yang kondusif akan memfasilitasi proses pembelajaran yang efektif.

3. Mengapa pemahaman tentang siswa penting dalam dunia pendidikan?

Pemahaman tentang siswa membantu pendidik dalam merancang program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi siswa. Hal ini dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran.

4. Bagaimana peran siswa dalam proses pembelajaran?

Siswa memiliki peran aktif dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui interaksi dengan guru, teman sebaya, dan lingkungan belajar. Mereka juga bertindak sebagai agen sosialisasi yang terlibat dalam interaksi dengan guru dan teman sebaya.

5. Mengapa pengertian siswa perlu diperhatikan dalam merancang kurikulum?

Pengertian siswa membantu pendidik dalam merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan, minat, dan potensi siswa. Hal ini dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam belajar.

6. Apa yang dimaksud dengan pendekatan pengajaran inklusif?

Pendekatan pengajaran inklusif adalah pendekatan yang memperhatikan kebutuhan dan kepentingan semua siswa tanpa membedakan latar belakang, kemampuan, atau kondisi fisik mereka.

7. Bagaimana siswa dapat mengembangkan potensinya secara optimal?

Siswa dapat mengembangkan potensinya secara optimal melalui pembelajaran yang memperhatikan keunikan dan kebutuhan mereka. Dukungan dan penghargaan dari pendidik juga berperan penting dalam mengoptimalkan perkembangan siswa.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kami telah menjelaskan pengertian siswa menurut para ahli. Siswa adalah individu yang sedang mengikuti proses belajar dan mengikuti pembelajaran di lembaga pendidikan. Para ahli memberikan definisi yang berbeda-beda, tetapi pada dasarnya siswa adalah subjek utama dalam pendidikan yang memiliki peran aktif dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui interaksi dengan lingkungan belajar.

Mengetahui pengertian siswa menurut para ahli memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah membantu pendidik memahami karakteristik siswa secara holistik, mengoptimalkan proses pembelajaran, mengembangkan potensi siswa secara optimal, meningkatkan interaksi guru-siswa, mengembangkan pendekatan pengajaran yang inklusif, menumbuhkan rasa saling pengertian dan toleransi, serta meningkatkan prestasi dan motivasi belajar siswa. Namun, terdapat juga kekurangan seperti tidak memperhatikan konteks budaya, membatasi peran siswa sebagai penerima informasi, kurangnya perhatian terhadap faktor individual, tidak mengakomodasi perkembangan kepribadian siswa, membuat keputusan yang hanya berdasarkan pandangan umum, mengesampingkan pengaruh lingkungan eksternal, dan tidak menganalisis interaksi sosial di lingkungan belajar.

Dalam merancang pendidikan yang efektif, penting bagi pendidik untuk memahami pengertian siswa secara komprehensif dan memperhatikan kebutuhan dan potensi unik dari setiap siswa. Dengan demikian, siswa dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal dan mencapai hasil belajar yang maksimal.

Sumber:

– Hilda T. Siahaan. “Pendidikan di Era Digital”.

– John W. Santrock. “Perkembangan Anak”.

– Darsono. “Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Islam”.

– Harris L. Kemmis. “Teori dan Praktik Pendidikan”.

– Suparman. “Pendidikan Anak Usia Dini”.

– Eka Wahyuni. “Profil Pendidikan Siswa di Sekolah Dasar”.

– A. Jalaludin Rakhmat. “Psikologi Komunikasi”.

Disclaimer:

Artikel ini hanya menyajikan pengertian siswa menurut para ahli yang telah disebutkan di atas. Pengertian siswa dapat diperluas dan diperkaya melalui penelitian dan kontribusi lain dari para ahli pendidikan.